Yuk Hidup CERDIK Agar Jantung Sehat

0
46
42683449 1506507909495506 7001155970789277696 N
Penyebab Utama Serangan jantung - Direktorat P2PTM Kemenkes RI

Girls, tahukah kamu, bahwa setiap tanggal 29 September itu diperingati sebagai Hari jantung Sedunia. Hari jantung Sedunia ditetapkan sejak tahun 2000 atas inisiatif World Heart Federation.

Nah, oleh terkait dengan peringatan itu, Kementerian Kesehatan RI secara konsisten berusaha untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya menjaga kesehatan jantung, dan di tahun ini tema yang diusung oleh Kementerian Kesehatan RI adalah “Hatiku Hatimu”. Tema ini menjelaskan agar kita harus terus menjaga jantung kita serta jantung orang-orang terdekat kita.

Peringatan hari Jantung Sedunia ini juga bertujuan untuk menyebarkan kesadaran semua orang tentang bahaya penyakit kardiovaskular; yaitu penyakit yang meliputi serangan jantung serta stroke. Dan ternyata penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia, loh. Pun sama yang terjadi di Indonesia, penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian nomor satu.

Penyebab Penyakit Kardiovaskular - Direktorat P2PTM Kemenkes RI
Penyakit Jantung – Direktorat P2PTM Kemenkes RI

Penyebab Penyakit Kardiovaskular
Lalu apa sih sebenarnya penyebab penyakit kardiovaskular? Mengapa penyakit ini bisa menjadi penyebab kematian nomor satu di Indonesia, bahkan di dunia?
Well girls, penyebab utama penyakit kardiovaskular adalah tersumbatnya aliran darah dari jantung ke seluruh tubuh atau sebaliknya yang disebabkan oleh penumpukan lemak selama bertahun-tahun.
Lemak yang menumpuk ini biasanya disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat serta gaya hidup tidak sehat. Misalnya saja sering mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak lemak, dan jarang berolahraga atau bergerak. Selain itu, kebiasaan buruk merokok, stress dan alkohol dapat memicu penyakit kardiovaskular juga loh.

42703648 1506214596191504 8427915768326258688 N
Penyebab Penyakit Kardiovaskular

Penyebab Penyakit Kardiovaskular – Direktorat P2PTM Kemenkes RIPencegahan Penyakit Kardiovaskular
Lalu bagaimana sih caranya agar kita terhindar dari penyakit kardiovaskular?
So girls, Kementerian Kesehatan RI, sebagai kepanjangan tangan Pemerintah berusaha keras untuk mengurangi angka penderita penyakit kardiovaskular. Karena penyakit ini juga menjadi jenis penyakit yang paling banyak membebani dana BPJS.
Kementerian Kesehatan RI pun dengan gencar mensosialisasikan aksi CERDIK; yang merupakan singkatan dari enam kegiatan penting guna mencegah penyakit kardiovaskular. Enam kegiatan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Cek kesehatan secara berkala.
Untuk mencegah penyakit kardiovaskular, kita harus selalu mengetahui tingkat kesehatan tubuh kita; antara lain dengan rutin memeriksakan tensi darah, kadar gula darah, kadar kolesterol dalam darah serta berat tubuh kita, girls.

2. Enyahkan asap rokok.
Well, artinya jangan merokok, seperti yang telah disebutkan sebelumnya merokok dan asap rokok mampu memicu penyakit kardiovaskular.

3. Rajin beraktivitas fisik.
Olahraga rutin dan bergerak mampu membakar lemak tubuh serta melancarkan peredaran darah kita, girls. Lakukan aktifitas fisik minimal selama 30 menit setiap hari; misalnya jogging, jalan kaki atau misalnya tidak sempat, bisa dengan membersihkan rumah, intinya adalah agar tubuh bergerak.

4. Diet seimbang.
Nah, ini dia nih yang mungkin agak sulit diterapkan. Diet. Kurangi konsumsi karbohidrat, lemak serta gula tinggi. Perbanyak konsumsi buah dan serat.
Batas konsumsi gula adalah 50 gram perharinya atau sekitar empat sendok makan, ya girls. Lalu hindari juga minuman berkarbonasi, seperti soda.

5. Istirahat cukup.
Walaupun banyak tugas dan pekerjaan, jangan terlalu memaksakan diri. Istirahatlah yang cukup, kurangi begadang.

6. Kelola stress.
Hindari apapun yang bisa membuat stress, jangan bebankan pikiran dengan hal-hal yang negatif. Nah, baiknya perbanyak kegiatan yang bikin senang yah.

So girls, itu dia 6 kegiatan yang sebaiknya dilakukan guna mencegah penyakit kardiovaskular. Ingat yah girls, penyakit kardiovaskular bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal jenis kelamin, usia serta tingkat perekonomian. Jalankan CERDIK. Hidup CERDIK jantung sehat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here