Konsumsi Es Teh atau Teh Panas? Mana yang Lebih Sehat?

0
102
teh panas
teh panas

Teh menjadi salah satu minuman paling banyak ditemui di supermarket atau swayalan. Kamu akan banyak menemui teh hitam, teh hijau, teh oolong, dan aneka jenis teh lain. Mulai dari bentuk bubuk, kantung bundar, hingga teh celup. Penyajiannya pun dapat berupa es teh atau teh panas. Ditilik dari segi kesehatan, mana yang lebih baik?

Manfaat Konsumsi Es Teh
Pada dasarnya, teh merupakan salah satu varian minuman yang punya banyak kelebihan
dalam kandungannya. Kandungan polifenol yang berupa flavanol dan katekin dalam teh akan membantu tubuh untuk lebih peka terhadap radikal bebas. Alkaloid-kafein dalam teh akan memberikan efek kesegaran untuk tubuh, ditambah dengan protein dan asam amino yang cukup tinggi untuk menambah kepekatan aroma dalam teh. Tak jarang, merasakan aroma teh saja sudah memberikan efek yang menenangkan untuk syaraf.

Tambahan penggunaan es dalam penyajian akan menambah kesegaran. Dengan catatan
bahwa tidak memberikan gula yang berlebih saat disajikan. Gula memiliki tingkat kemanisan yang tinggi akan memperbesar kerja ginjal.

Manfaat Konsumsi Teh Panas
Kandungan teh lainnya yakni adanya klorofil, asam organik, substansi resin, vitamin, dan
mineral. Kandungan tersebut sangat baik untuk tubuh. Efek kesegaran yang didapat setelah meminum teh berefek pada ketenangan, mengurangi tingkat stres, dan menurunkan tekanan darah.

Alih-alih konsumsi teh dengan es, minum teh panas juga baik untuk kesehatan. Air panas
cenderung hangat yang dipadukan dengan teh akan membuat tubuh lebih rileks dan
menurunkan urat syaraf yang tegang. Seperti kebanyakan iklan teh yang beredar, konsumsi minuman ini dapat mempermudah komunikasi dengan lawan bicara, sehingga maksud yang ingin disampaikan dapat diutarakan lebih baik.

manfaat teh panas
teh panas

Mitos Tentang Teh yang Berkembang Dalam Masyarakat
Meskipun ada berbagai mitos yang berkembang, kamu bisa menyiasatinya agar tetap dapat mengonsumsi teh dengan nikmat. Jangan terlalu mempercayai mitos bila belum terbukti tentang kebenarannya. Apa saja mitos yang beredar?
 Mengonsumsi susu bersama teh akan mengurangi manfaat teh
Faktanya, teh panas atau es teh yang dikonsumsi bersama susu tidak akan mengubah
beberapa kandungan yang ada di dalam teh. Catechin atau kandungan zat antioksidan yang ada dalam susu sama besarnya dengan kandungan dalam teh, sehingga mengonsumsinya bersamaan tidak akan mengurangi manfaat teh. Justru kesegaran susu yang bercampur dengan teh akan menambah kenikmatan.
 Kafein dalam teh hitam lebih tinggi dibanding teh hijau
Faktanya, seluruh kandungan teh memiliki zat kafein di dalamnya. Ukuran tinggi rendah
kandungan kafein bukan berdasarkan jenis teh tertentu, tetapi salah satunya berdasarkan pada durasi teh yang diseduh. Semakin lama teh yang diseduh, maka semakin tinggi pula jumlah kafein di dalamnya.
 Konsumsi teh hijau dapat menurunkan berat badan secara signifikan
Anggapan ini tidak berdasar sama sekali. Memang teh hijau berpotensi untuk meluruhkan
lemak dan membakar kalori lebih banyak, hanya saja bukan berarti terus menerus
mengonsumsinya akan membuat berat badan turun drastis. Pengaturan pola makan dan gaya hidup yang sehat juga akan berpengaruh pada turunnya angka timbangan.

Berbagai manfaat yang ada di dalam sebuah kantung teh telah melewati berbagai tahapan
yang tentu saja akan memberikan efek positif untuk tubuh. Penyajian dengan es atau dengan air panas tidak akan mengubah beberapa zat di dalamnya. Oleh karenanya, konsumsi es teh atau teh panas, keduanya sangat baik untuk kesehatan. Sajian berupa tambahan es atau air panas hanyalah kebutuhan selera yang bisa berbeda untuk masing-masing orang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here