GMKtec EVO-T2: Mini PC Kecil yang Mengguncang Era Komputasi AI

Di tengah riuhnya peluncuran produk futuristik di CES 2026, satu perangkat sukses membuat banyak orang berhenti sejenak dan bertanya, “Ini serius ukurannya segini?” Jawabannya datang dari GMKtec lewat EVO-T2, sebuah mini PC yang tampak sederhana, tapi menyimpan lompatan teknologi besar di dalam bodinya.

Kami melihat EVO-T2 bukan sekadar perangkat baru, melainkan simbol perubahan arah komputasi modern. Saat banyak produsen berlomba memperbesar performa dengan bodi besar dan sistem pendingin kompleks, GMKtec justru melakukan kebalikannya: memadatkan kekuatan AI kelas atas ke dalam perangkat seukuran buku catatan.

Read More

Yang membuat cerita ini makin menarik, CEO Intel, Lip-Bu Tan, tak hanya mampir ke booth GMKtec. Ia benar-benar mencoba langsung EVO-T2, memuji performanya, bahkan menandatangani unit prototipe. Sebuah gestur kecil, tapi sarat makna bahwa mini PC ini bukan eksperimen biasa.

GMKtec EVO-T2

Intel 18A: Pondasi Teknologi yang Jadi Game Changer

EVO-T2 menjadi mini PC pertama di dunia yang dibangun di atas proses manufaktur Intel 18A (1,8 nm). Ini adalah pencapaian besar, mengingat node 18A merupakan puncak strategi Intel untuk kembali memimpin industri semikonduktor global.

Dua teknologi kunci menjadi fondasi kekuatan ini. Pertama adalah RibbonFET, transistor generasi baru yang membungkus arus listrik dari semua sisi. Hasilnya, efisiensi meningkat drastis dan panas bisa ditekan meski performa tetap tinggi.

Kedua adalah PowerVia, sistem distribusi daya dari sisi belakang chip. Teknologi ini membuat jalur sinyal lebih bersih dan stabil, sehingga performa bisa dipertahankan lebih lama tanpa throttling. Di perangkat sekecil EVO-T2, efisiensi semacam ini bukan bonus, tapi kebutuhan utama.

180 TOPS AI: Local AI yang Bukan Sekadar Janji

Angka 180 TOPS mungkin terdengar abstrak, tapi dampaknya terasa nyata. Dengan kemampuan ini, EVO-T2 sanggup menjalankan model AI besar secara lokal, tanpa bergantung pada cloud. Kami bicara soal pemrosesan teks, suara, hingga gambar generatif langsung dari perangkat.

Buat kamu yang peduli privasi, ini kabar baik. Data tidak perlu keluar perangkat. Buat kamu yang butuh kecepatan, latensinya nyaris nol. Dan buat kamu yang sering bekerja mobile, EVO-T2 tetap bisa diandalkan meski tanpa koneksi internet.

GMKtec menyebutnya sebagai “pocket AI computing center”, dan sejujurnya, istilah itu cukup menggambarkan realitasnya.

Intel Arc B390: GPU Terintegrasi yang Tidak Bisa Diremehkan

Salah satu kejutan terbesar datang dari Intel Arc B390, GPU terintegrasi berbasis arsitektur Xe3. Selama ini, GPU terintegrasi sering dianggap solusi darurat. Tapi di EVO-T2, anggapan itu mulai runtuh.

Dalam pengujian internal, Arc B390 menunjukkan performa yang mendekati GPU diskrit kelas menengah. Bahkan, untuk beberapa skenario, kemampuannya disebut setara dengan RTX 4050 versi laptop. Ditambah teknologi XeSS 3.0, pengalaman gaming bisa mencapai frame rate tinggi dengan latensi yang tetap rendah.

Artinya, mini PC ini bukan hanya cocok untuk kerja dan AI, tapi juga sanggup menemani sesi gaming serius.

Spesifikasi Ringkas, Kapabilitas Kelas Workstation

Meski dimensinya mini, EVO-T2 tidak pelit fitur. Dukungan memori hingga 128 GB LPDDR5x, dua slot penyimpanan M.2, hingga konektivitas kelas profesional seperti USB4, OCuLink, dan Ethernet 10G menunjukkan bahwa perangkat ini memang ditujukan untuk pengguna serius.

Fleksibilitas TDP dari 45W hingga 80W juga memberi ruang bagi pengguna untuk menyesuaikan performa sesuai kebutuhan. Mau hemat daya atau gas penuh, EVO-T2 siap mengikuti.

Kenapa Dukungan Intel Jadi Sinyal Penting

Kehadiran langsung CEO Intel bukan sekadar pencitraan. Ini adalah sinyal kuat bahwa Intel melihat masa depan komputasi AI tidak hanya di server atau laptop besar, tapi juga di perangkat ringkas.

GMKtec, yang sebelumnya dikenal lewat lini mini PC berdesain inovatif, kini naik level sebagai pionir mini PC AI kelas atas. EVO-T2 menjadi bukti bahwa inovasi tidak selalu datang dari nama besar yang itu-itu saja.

Siapa yang Cocok Pakai GMKtec EVO-T2?

Kami melihat EVO-T2 bukan perangkat untuk semua orang, tapi sangat ideal untuk segmen tertentu. Developer AI yang ingin uji model lokal, kreator konten yang butuh performa tinggi tanpa setup ribet, hingga profesional mobile yang ingin workstation ringkas, semua bisa menemukan nilai di sini.

Bahkan untuk kamu yang sekadar penggemar teknologi, EVO-T2 adalah bukti nyata bahwa masa depan komputasi semakin padat, efisien, dan personal.

Ketika Ukuran Tak Lagi Menentukan Batas

GMKtec EVO-T2 bukan sekadar evolusi mini PC. Ia adalah pernyataan bahwa era komputasi AI personal sudah dimulai. Performa kelas workstation, kemampuan AI lokal, dan GPU yang mumpuni kini tidak lagi membutuhkan casing besar dan meja khusus.

Di CES 2026, banyak produk terlihat futuristik. Tapi hanya sedikit yang benar-benar mengubah cara kita memandang teknologi. EVO-T2 adalah salah satunya. Bagi kami, mini PC ini bukan cuma kecil secara fisik, tapi besar dalam dampak.

Dan buat kamu yang selama ini menunggu perangkat ringkas tanpa kompromi, sepertinya penantian itu mulai terjawab.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *