Sub-brand Vivo, iQOO, kembali bikin heboh dunia gadget. Kali ini lewat kehadiran iQOO Z11 Series yang mulai menampakkan diri di berbagai sertifikasi resmi di China. Setelah sebelumnya merilis varian Turbo, kini giliran iQOO Z11 dan iQOO Z11x yang siap menyusul ke pasar.
Munculnya izin akses jaringan ini jadi sinyal kuat kalau peluncuran resminya sudah makin dekat. Yang bikin ramai dibahas bukan cuma soal performa, tapi juga sektor daya tahan yang disebut-sebut bakal jadi nilai jual utama.
Bocoran iQOO Z11: Baterai 9.000mAh, Serius Nih?
Model utama iQOO Z11 dengan kode V2551A terpantau lolos sertifikasi 3C. Dari data tersebut, ponsel ini diketahui mendukung pengisian cepat hingga 90W. Angka ini tentu menarik, apalagi jika dikaitkan dengan bocoran kapasitas baterainya.
Menurut tipster terkenal Digital Chat Station, iQOO Z11 diprediksi membawa baterai super besar hingga 9.000mAh. Kalau kabar ini benar, maka iQOO Z11 bisa masuk jajaran smartphone dengan baterai terbesar di kelas menengah, bahkan mendekati segmen rugged phone.
Dengan kapasitas sebesar itu, pengguna jelas tak perlu lagi khawatir soal lowbat. Mulai dari scrolling media sosial, nonton, sampai gaming berjam-jam, semua bisa dilibas tanpa sering cari colokan.
Layar 1.5K dan Fokus ke Efisiensi
Bukan cuma baterai, sektor layar juga tak luput dari perhatian. iQOO Z11 kabarnya mengusung panel LTPS berukuran besar dengan resolusi 1.5K. Pilihan ini dinilai pas untuk menjaga keseimbangan antara kualitas tampilan dan konsumsi daya.
Alih-alih mengejar spesifikasi flagship yang mahal, iQOO tampaknya memilih jalur realistis: layar tajam, hemat daya, dan nyaman dipakai harian. Cocok buat pengguna yang aktif seharian dan butuh perangkat tahan banting.
iQOO Z11x: LCD di Tahun 2026, Kenapa Tidak?
Selain versi reguler, iQOO juga menyiapkan iQOO Z11x sebagai varian alternatif. Ponsel ini disebut membawa layar LCD 6,76 inci dengan refresh rate tinggi. Di saat banyak brand berlomba pakai AMOLED, keputusan iQOO ini terbilang cukup berani.
Namun jangan salah, penggunaan panel LCD bisa jadi strategi untuk menekan harga tanpa mengorbankan performa secara keseluruhan. Apalagi, layar LCD modern kini sudah jauh lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Snapdragon 7s Gen 4 Jadi Otak Utama
Dari sisi performa, iQOO Z11x dirumorkan akan ditenagai chipset Snapdragon 7s Gen 4 terbaru. Chipset ini diprediksi mampu menangani multitasking berat, gaming menengah ke atas, hingga kebutuhan produktivitas harian dengan cukup lancar.
Bahkan, Digital Chat Station sempat berseloroh bahwa iQOO Z11x bisa menjadi “ponsel LCD langka” di masa depan. Meski terdengar bercanda, pernyataan ini justru bikin perangkat tersebut makin menarik untuk dinantikan.
Strategi iQOO: Baterai Besar untuk Gaya Hidup Aktif
Langkah iQOO menghadirkan baterai jumbo di seri Z11 menunjukkan perubahan tren pasar. Saat ini, banyak pengguna lebih mengutamakan daya tahan ketimbang desain super tipis atau fitur yang jarang dipakai.
Dengan kombinasi baterai besar, fast charging kencang, dan performa yang masuk akal, iQOO Z11 Series berpotensi jadi pilihan ideal untuk pelajar, pekerja, hingga gamer kasual yang butuh ponsel awet seharian.
Tinggal Tunggu Peluncuran Resmi
Hingga saat ini, iQOO memang belum mengumumkan tanggal rilis resmi untuk Z11 Series. Namun melihat proses sertifikasi yang sudah hampir lengkap, pengumuman resmi kemungkinan tinggal menunggu waktu.
Kalau semua bocoran ini terbukti benar, iQOO Z11 Series bisa jadi salah satu smartphone paling menarik di kelas menengah tahun ini, terutama buat kamu yang butuh ponsel dengan baterai “monster” dan harga tetap masuk akal.





