Nothing Phone (4a): Sudah Lolos Sertifikasi, Siap Guncang Pasar Mid-Range

Nothing Phone (4a)

Kabar baik datang buat kamu yang mengikuti perkembangan smartphone dengan desain unik dan pendekatan berbeda. Nothing Phone (4a), ponsel kelas menengah yang sudah lama dinantikan, akhirnya muncul secara resmi di database sertifikasi TDRA milik Uni Emirat Arab (UEA). Munculnya perangkat ini di lembaga sertifikasi menjadi sinyal kuat bahwa peluncuran globalnya sudah tinggal menunggu waktu.

Bagi pasar smartphone global, kehadiran Nothing Phone (4a) memang cukup dinanti. Setelah sukses menarik perhatian lewat seri sebelumnya, Nothing kembali mencoba peruntungan di segmen mid-range dengan membawa kombinasi desain transparan khas mereka dan spesifikasi yang diklaim lebih matang. Sertifikasi TDRA ini semakin memperkuat indikasi bahwa Nothing tidak hanya menyasar pasar tertentu, tetapi benar-benar menyiapkan distribusi internasional.

Berdasarkan data yang tercantum, sertifikasi TDRA untuk perangkat dengan nomor model A069 diterbitkan pada 22 Januari 2026 dengan nomor registrasi ER55923/06. Meski di dokumen tersebut perangkat hanya disebut sebagai “smartphone”, kemunculannya sudah cukup untuk memicu spekulasi bahwa Nothing Phone (4a) siap meluncur dalam waktu dekat, termasuk ke kawasan Timur Tengah dan kemungkinan pasar lainnya.

Nothing Phone (4a)

Sertifikasi TDRA Jadi Lampu Hijau Peluncuran Global

Sertifikasi dari TDRA bukanlah langkah awal bagi Nothing Phone (4a). Sebelumnya, model yang sama sudah terdeteksi di database IMEI global pada September lalu. Jika ditarik garis besar, pola ini menunjukkan bahwa Nothing memang tengah merampungkan semua aspek legal sebelum memperkenalkan ponsel barunya secara resmi ke publik.

Informasi dari tipster teknologi yang cukup dikenal, Yogesh Brar, juga menyebutkan bahwa seri Nothing Phone (4a) dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2026. Artinya, jika tidak ada perubahan, pengumuman resmi kemungkinan besar akan terjadi sebelum akhir Maret.

Dua Varian dengan Pola Lama yang Dipertahankan

Nothing tampaknya masih konsisten dengan strategi dua varian seperti pada seri sebelumnya. Model A069 yang muncul di sertifikasi TDRA diyakini sebagai Nothing Phone (4a) versi standar. Sementara itu, model A069B disebut-sebut sebagai Nothing Phone (4a) Pro.

Pola penamaan ini mirip dengan pendekatan yang digunakan pada seri Phone (3a), di mana Nothing memisahkan segmen pengguna reguler dan pengguna yang menginginkan performa lebih tinggi. Dengan strategi ini, Nothing berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas tanpa harus mengorbankan identitas produknya.

Codename Pokémon Kembali Muncul

Hal menarik lain yang ikut mencuat adalah soal codename internal. Nothing dikenal sering menggunakan nama Pokémon sebagai kode pengembangan perangkat mereka. Berdasarkan nomor model A069, Nothing Phone (4a) diduga memiliki codename “Bellsprout”, yang kebetulan merupakan Pokémon bernomor 0069 di Pokédex.

Jika menilik kebiasaan sebelumnya, bukan tidak mungkin Nothing akan menyelipkan teaser bertema Pokémon menjelang peluncuran resmi. Cara ini cukup efektif untuk membangun antusiasme tanpa harus mengungkap spesifikasi secara gamblang sejak awal.

Peningkatan Spesifikasi Jadi Nilai Jual Utama

Dari sisi performa, Nothing tampaknya cukup serius melakukan peningkatan. Bocoran dari pengembang dengan nama MlgmXyysd mengungkap bahwa Nothing Phone (4a) standar akan ditenagai chipset Snapdragon 7s Gen 4. Sementara itu, varian Pro akan naik satu tingkat dengan Snapdragon 7 Gen 4.

Jika dibandingkan dengan seri Phone (3a) yang masih menggunakan Snapdragon 7s Gen 3, peningkatan ini jelas cukup signifikan. Kedua chipset baru tersebut diklaim menawarkan efisiensi daya yang lebih baik, performa grafis yang meningkat, serta dukungan pemrosesan AI yang lebih matang.

Dukungan eSIM Jadi Pembeda Varian Pro

Selain chipset, ada satu fitur yang menjadi pembeda cukup penting antara varian standar dan Pro. Berdasarkan bocoran yang beredar, hanya Nothing Phone (4a) Pro yang akan dibekali dukungan eSIM. Fitur ini memberikan fleksibilitas lebih, terutama bagi pengguna yang sering bepergian atau membutuhkan dua nomor aktif tanpa harus menggunakan dua kartu fisik.

Meski terlihat sederhana, kehadiran eSIM bisa menjadi nilai tambah yang cukup krusial di segmen menengah atas, terutama untuk pengguna profesional dan digital nomad.

Perkiraan Harga dan Pilihan Warna

Dari sisi harga, Nothing tampaknya masih menjaga posisi kompetitif. Varian Nothing Phone (4a) dengan konfigurasi memori 12GB RAM dan 256GB penyimpanan internal diperkirakan akan dibanderol sekitar 475 dolar AS. Sementara itu, varian Pro disebut-sebut akan dijual di kisaran 540 dolar AS.

Jika dikonversikan, harga tersebut masih berada di kelas menengah premium, namun tetap lebih terjangkau dibandingkan smartphone flagship. Untuk urusan tampilan, Nothing menyiapkan empat pilihan warna, yakni Pink, Putih, Hitam, dan Biru, yang tetap selaras dengan karakter desain Nothing yang berani tampil beda.

Ekosistem Produk Ikut Disiapkan

Tak hanya smartphone, Nothing juga dikabarkan tengah menyiapkan produk pendukung berupa Nothing Headphone (a). Headphone ini diposisikan sebagai perangkat audio terjangkau dengan desain plastik berwarna cerah seperti Pink dan Kuning. Langkah ini menunjukkan bahwa Nothing mulai serius membangun ekosistem produk, bukan sekadar fokus pada smartphone semata.

Peluang Nothing di Segmen Mid-Range 2026

Jika semua bocoran ini terbukti akurat, Nothing Phone (4a) berpotensi menjadi salah satu pemain kuat di segmen mid-range pada 2026. Kombinasi desain unik, chipset Snapdragon terbaru, serta harga yang masih masuk akal menjadi formula yang cukup menjanjikan.

Nothing jelas menargetkan pengguna yang ingin tampil beda tanpa harus mengeluarkan biaya setara ponsel flagship. Dengan sertifikasi TDRA yang sudah dikantongi, kini perhatian publik tinggal menunggu satu hal penting, yaitu pengumuman resmi dari Nothing yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu dekat.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *