Review Poco M3 Pro 5G : ‘The Real 5G Killer’

0
191
POCO M3 5G
POCO M3 5G

Akhirnya Xiaomi merilis Poco M3 Pro 5G di Indonesia. Smartphone terbaru dari Xiaomi ini menggunakan jaringan 5G dan dibanderol dengan harga Rp 2 jutaan di pasar Indonesia. Harga yang relatif lebih terjangkau dan spesifikasi yang canggih menjadikan Poco M3 Pro 5G sebagai salah satu smartphone 5G termurah di Indonesia.

Walau relatif lebih terjangkau, Poco M3 Pro 5G dibekali dengan teknologi terkini seperti chipset Dimensity 700 dari MediaTek dengan fabrikasi 7nm. Ditopang chipset sekelas itu, Poco M3 Pro 5G dinilai memiliki performa yang lebih bertenaga namun efisiensi dayanya 30 persen lebih baik dibanding chipset dengan fabrikasi 8nm. Dengan spesifikasi flagship namun harga yang lebih murah, lalu apa saja kelebihan dari Poco M3 Pro 5G? Yuk simak review Poco M3 Pro 5G berikut ini.

Layar
Poco M3 Pro 5G memiliki layar yang luas berukuran 6,5 inci dengan resolusi Full HD Plus. Salah satu keunggulan layarnya adalah refresh rate 90Hz yang telah dilengkapi fitur Dynamic Switch. Poco M3 Pro 5G juga didukung touch sampling 180Hz. Fitur ini secara otomatis akan menyesuaikan refresh rate dengan pemakaian penggunanya. Apabila pengguna membuka aplikasi seperti gim, Poco M3 Pro 5G akan otomatis menyesuaikan ke refresh rate tertinggi. Sebaliknya, ketika membuka aplikasi seperti SMS refresh rate diarahkan ke yang lebih rendah.

Walau masuk di jajaran mid range smartphone, Poco M3 Pro 5G sudah menerapkan dot display alias punch hole. Bagian layar Poco M3 Pro 5G juga dilengkapi Gorilla Glass 3 dari Corning. Selain itu, Xiaomi sudah memberikan plastik pelindung layar yang berfungsi sebagai antigores layar.

Layar Poco M3 Pro 5G sangat responsif ketika dioperasikan. Resolusi 1080 piksel membuat sajian konten di layar Poco M3 Pro 5G terlihat sangat smoot dan jernih serta kaya warna. Buat kamu yang sering menggunakan smartphone untuk bermain game online dan video streaming pasti puas banget dengan kualitas layarnya.

Desain
Poco M3 Pro 5G memiliki desain bodi belakang yang cukup unik, logo Poco yang lumayan besar ditempatkan memanjang di bawah frame kamera. Desain ini berbeda dengan versi standarnya, Poco M3. Pada Poco M3 terlihat material bodi belakang bertekstur seperti kulit yang membuatnya terasa kesat ketika digenggam, Poco M3 Pro 5G justru memiliki desain sebaliknya.

Dengan bodi belakang yang halus serta mengkilap bikin Poco M3 Pro 5G terlihat lebih eksklusif dan elegan. Walau menjadi sedikit licin di genggaman, namun Xiaomi telah melengkapi silicon case di dalam kemasannya.

Performa
Untuk prosesornya, Poco M3 Pro 5G didukung oleh MediaTek Dimensity 700. Prosesor diklaim mampu menghasilkan performa setara smartphone flagship, karena dibuat dengan pabrikasi 7nm. Ditambah lagi dengan modem 5G terintegrasi, yang membuat Poco M3 Pro 5G punya kemampuan 5G. Dikombinasikan dengan koneksi 5G, smartphone ini akan seru sekali untuk dipakai bermain game, karena koneksi 5G dijanjikan mempunyai latensi yang lebih baik dibanding 4G. Cocok untuk para gamer!

Baterai Poco M3 Pro 5G memiliki kapasitas 5000 mAh membuatnya mampu bertahan dua hari dengan pemakaian normal. Poco M3 Pro 5G juga sudah didukung pengisian daya cepat 18W lewat charger 22,5W yang telah disertakan di paket penjualan. Pengisian baterai dari kosong sampai penuh membutuhkan waktu kurang dari 2 jam saja.

Kamera
Poco M3 Pro 5G didukung dengan triple camera di sisi belakangnya, masing-masing dengan kamera utama 48MP, kamera makro dan depth sensor 2MP. Dalam kondisi terang, kamera utamanya bisa menghasilkan gambar dengan yang netral.

Sementara dalam kondisi gelap, Night Mode bisa diaktifkan untuk memaksimalkan cahaya masuk yang bisa direkam oleh sensor kamera. Ini menjadikan gambar yang jauh lebih terang, walau ada sedikit noise yang muncul.

Kamera utamanya ini menggunakan sensor IMX582, ukuran sensor 1/2″ dan bukaan diafragma F/1.8. Selain soal hardware, fitur yang dibenamkan dalam bentuk software pun terbilang lengkap.

Seperti Night mode, AI camera 5.0, dan movie frame, ketiganya sangat mendukung untuk kemampuan fotografi. Lalu untuk perekaman video ada fitur video macro mode, time-lapse video, dan slow motion video. Untuk perekaman video ini, format yang didukung adalah 1080p/30fps, 720p/30fps, dan 720p/120fps.

Kemudian kamera selfienya punya resolusi 8MP punya bukaan f/2.0. Fitur yang ada di kamera depannya ini adalah time burst, AI Beautify, AI portrait mode with bokeh and depth control, dan movie frame.

Kesimpulan
Poco M3 Pro 5G memiliki harga yang relative lebih terjangkau yakni di Rp 2,6 juta untuk varian 4GB/64GB dan Rp 2,9 juta untuk varian 6GB/128GB. Dengan harga tersebut serta kelebihan yang ditawarkan, Poco M3 Pro 5G menjadi pilihan smartphone terbaik di kelasnya. Apalagi Poco juga mengklaim M3 Pro 5G ini sebagai ‘The Real 5G Killer’.

Sepertinya klaim tersebut tidak berlebihan. Layarnya nyaman untuk menonton, juga menampilkan animasi yang lembut karena refresh rate cukup tinggi. Kemampuan SoC-nya pun memuaskan, sekalipun MediaTek sering dipandang sebelah mata, namun kemampuan Dimensity 700 ini menunjukkan kalau dia bisa bersaing dengan rivalnya dari Qualcomm. Kameranya pun lumayan untuk ponsel di kelas harganya, dan yang jelas, ponsel ini mendukung koneksi 5G di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here