Kalau selama ini smartphone gaming identik dengan desain agresif dan fokus ke performa semata, Red Magic mencoba melangkah lebih jauh. Lewat Red Magic 11 Pro+ Golden Saga Edition, mereka bukan cuma bicara soal frame rate tinggi atau pendingin ekstrem, tapi juga soal kemewahan dan eksklusivitas. Perangkat ini terasa seperti pernyataan sikap: gaming bisa tampil mewah, bahkan berlebihan, dan itu disengaja.
Diluncurkan sebagai edisi terbatas pada akhir Oktober 2025, Golden Saga Edition langsung mencuri perhatian karena penggunaan emas hingga ke komponen internal. Ini bukan sekadar ponsel kencang dengan casing cantik, tapi produk yang menyasar kolektor, gamer elite, dan kamu yang melihat gadget sebagai simbol gaya hidup. Bersamaan dengan smartphone ini, Red Magic juga memperkenalkan Gaming Tablet 3 Pro Golden Saga yang membawa filosofi serupa ke layar lebih besar.

Desain Supercar yang Bikin Smartphone Terlihat Seperti Barang Koleksi
Red Magic 11 Pro+ Golden Saga terasa lebih dekat ke dunia supercar ketimbang ponsel biasa. Desainnya memadukan material kelas atas yang jarang ditemui di industri smartphone. Rangka berbahan serat karbon memberi kesan kokoh sekaligus ringan, sementara bagian belakangnya menggunakan safir kelas aerospace yang dikenal tahan gores dan biasa dipakai di jam mewah.
Sentuhan emas hadir hampir di setiap detail. Bukan cuma sebagai aksen visual, tapi juga masuk ke bagian yang biasanya tersembunyi. Tombol power, logo Red Magic, hingga alat ejector SIM semuanya berlapis emas. Bahkan sistem pendingin internal ikut dilapisi emas, menjadikan edisi ini benar-benar berbeda dari smartphone gaming pada umumnya. Dari luar hingga ke dalam, Golden Saga memang dirancang untuk tampil sebagai barang koleksi, bukan sekadar alat main game.
Pendingin Berlapis Emas dan Performa Tanpa Kompromi
Di balik tampilannya yang mewah, Red Magic 11 Pro+ Golden Saga tetaplah mesin gaming serius. Smartphone ini ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5 berbasis fabrikasi 3nm, chipset terbaru yang dirancang untuk performa tinggi dengan efisiensi daya lebih baik. Untuk memastikan performa tetap stabil, Red Magic mengandalkan sistem ICE Magic Cooling generasi terbaru.
Sistem pendinginnya bukan main-main. Ada vapor chamber berlapis emas untuk konduktivitas panas yang lebih baik, kipas aktif Wind Chaser 4.0 yang mengalirkan udara langsung ke titik panas, serta desain sirkulasi udara ganda. Kombinasi ini memungkinkan sesi gaming panjang tanpa penurunan performa yang mengganggu. Buat kamu yang sering main game berat berjam-jam, pendekatan ekstrem seperti ini jelas punya nilai tersendiri.
RAM 24GB dan Storage 1TB, Ruang Bebas Tanpa Pikir Panjang
Red Magic tidak memberi banyak pilihan konfigurasi, karena mereka langsung menghadirkan spesifikasi maksimal. Smartphone ini hanya tersedia dalam satu varian dengan RAM 24GB dan penyimpanan internal 1TB. Angka ini jelas bukan sekadar untuk pamer, tapi juga memberi ruang besar untuk multitasking, instalasi game berat, hingga perekaman konten tanpa harus sering bersih-bersih memori.
Dengan spesifikasi seperti ini, Red Magic 11 Pro+ Golden Saga lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan gamer hardcore maupun kreator yang ingin satu perangkat untuk banyak keperluan.
Kamera Tetap Dipikirkan, Meski Bukan Fokus Utama
Walau fokus utama perangkat ini adalah gaming, Red Magic tetap menyematkan kamera yang mumpuni. Dual kamera belakang 50MP memungkinkan kamu mengambil foto, merekam video, atau melakukan panggilan video dengan kualitas yang layak. Memang bukan yang terbaik di kelas flagship kamera, tapi cukup untuk mendukung kebutuhan sehari-hari tanpa terasa sekadar pelengkap.
Gaming Tablet 3 Pro Golden Saga, Versi Layar Besar yang Sama Mewah
Selain smartphone, Red Magic juga membawa kemewahan Golden Saga ke tablet gaming mereka. Gaming Tablet 3 Pro Golden Saga hadir dengan layar OLED 9 inci lebih, refresh rate tinggi, dan bezel super tipis yang membuat pengalaman bermain terasa imersif.
Layarnya mendukung refresh rate hingga 165Hz dengan respons sentuh super cepat, cocok untuk game kompetitif. Kecerahan tinggi dan teknologi perlindungan mata juga membuat tablet ini nyaman dipakai dalam sesi panjang. Desainnya mengikuti tema Golden Saga, dengan aksen emas di logo, tombol Magic Key, hingga cincin kamera.
Performa Tablet yang Tidak Kalah Ganas
Tablet ini ditenagai Snapdragon 8 Elite dengan dukungan co-processor khusus untuk optimasi game. RAM berkecepatan tinggi dan penyimpanan generasi terbaru memastikan semua berjalan mulus. Sistem pendinginnya juga kompleks, menggabungkan vapor chamber, liquid metal, dan kipas aktif untuk menjaga suhu tetap stabil.
Baterai besar dengan dukungan pengisian cepat serta fitur bypass charging membuat tablet ini cocok untuk sesi gaming lama tanpa khawatir panas berlebih. Semua ini menegaskan bahwa Gaming Tablet 3 Pro Golden Saga bukan tablet biasa, melainkan perangkat serius untuk gamer yang ingin layar besar tanpa kompromi performa.
Harga Tinggi dan Produksi Terbatas, Jelas Bukan untuk Semua Orang
Dengan harga sekitar Rp19 jutaan untuk smartphone dan status edisi terbatas, Red Magic 11 Pro+ Golden Saga jelas bukan perangkat massal. Ini adalah produk yang sengaja dibuat eksklusif, dengan target pasar yang sangat spesifik. Red Magic seolah ingin berkata bahwa mereka tidak hanya bersaing di soal spesifikasi, tapi juga di citra dan prestise.
Gadget Gaming yang Lebih Mirip Trofi Digital
Red Magic 11 Pro+ Golden Saga dan Gaming Tablet 3 Pro Golden Saga bukan perangkat untuk semua orang, dan itu justru menjadi daya tarik utamanya. Ini adalah simbol ambisi Red Magic untuk memadukan performa ekstrem dengan kemewahan tanpa kompromi. Dari desain ala supercar, material safir, pendingin berlapis emas, hingga spesifikasi kelas atas, semuanya dirancang untuk menciptakan kesan “wow” sejak pertama kali dilihat.
Buat kamu yang mampu dan menginginkan sesuatu yang benar-benar berbeda, Golden Saga bukan sekadar alat bermain, tapi trofi digital yang menunjukkan selera dan kecintaan pada teknologi ekstrem. Dan buat kita yang hanya bisa mengagumi dari jauh, setidaknya kita bisa melihat bagaimana dunia smartphone gaming terus berevolusi, bukan cuma makin kencang, tapi juga makin berani tampil mewah.





