Hari Kebersihan Menstruasi 28 Mei 2021 : Pentingnya Manajemen Kebersihan Menstruasi

11
1345
Hari Kebersihan Menstruasi (3)
Hari Kebersihan Menstruasi (3)

Babes, menstruasi merupakan peristiwa normal yang pasti dialami oleh setiap perempuan. Menstruasi biasanya dimulai saat anak perempuan mencapai usia pubertas. Menstruasi adalah kondisi yang menandakan bahwa seorang perempuan sudah siap untuk bereproduksi. Menstruasi selalui didahului oleh proses matangnya sel telur. Sel telur yang tidak dibuahi kemudian luruh bersama dengan dinding rahim, oleh karena itu keluarlah darah. Darah menstruasi yang keluar merupakan lapisan dari dalam rongga rahim yang sebenarnya dipersiapkan sebagai tempat menempelnya sel telur yang telah dibuahi, yang kemudian kelak akan berkembang menjadi janin.

Apabila seorang perempuan tidak mengalami menstruasi, berarti ada yang salah dengan kesehatan tubuhnya dan sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter Obgyn atau Obstetri dan Ginekologi.

Walaupun merupakan peristiwa normal yang terjadi pada seluruh perempuan, namun apakah kita_para perempuan sudah memahami tentang pentingnya sehat dan bersih saat menstruasi?

Hari Kebersihan Menstruasi
Nah, sudah pada tahu belum, ternyata setiap tanggal 28 Mei diperingati sebagai Hari Kebersihan Menstruasi. Penatapan Hari Kebersihan Menstruasi dilakukan sebagai upaya peningkatan kesadaran pentingnya manajemen kebersihan menstruasi yang baik (MKM) pada perempuan.

Masih terkait dengan peringatan Hari Kebersihan Menstruasi, Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia (POGI), Ikatan Psikologi Klinis (IPK) Indonesia serta Mundipharma Indonesia mengadakan webinar tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) yang diadakan pada Kamis, 27 Mei 2021 lalu.

Tujuan diadakannya webinar ini adalah untuk meningkatkan pemahaman perempuan mengenai pentingnya Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM), serta mematahkan stigma dan norma sosial negatif di masyarakat terkait menstruasi yang masih dianggap tabu. Webinar ini diharapkan dapat membantu para perempuan pada umumnya serta para remaja perempuan pada khususnya agar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan reproduksi sejak dini sehingga bisa mempraktikan pola hidup sehat dan bersih selama mengalami menstruasi.

Hari Kebersihan Menstruasi
Hari Kebersihan Menstruasi

Webinar mengenai Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) ini dipandu oleh Novita Angie, serta diisi oleh lima orang pemateri yaitu:

  • Prof. Dr. dr. Dwiana Ocviyanti, SpOG(K), MPH selaku Anggota Pengurus Besar POGI
  • Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si, selaku Ketua Ikatan Psikologi Klinis (IPK) Indonesia
  • dr. Dwi Oktavia, TLH, M.Epid, Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta
  • Adi Prabowo, selaku Head of Marketing, Digital and e-commerce, Mundipharma Indonesia.
  • Mada Shinta Dewi, selaku Country Manager Mundipharma Indonesia.

Berikut ini beberapa pola hidup bersih yang dapat diterapkan selama masa menstruasi:

  1. Ganti Pembalut Secara Rutin
    Ingat yah untuk rutin mengganti pembalut menstruasi, dan sebaiknya diganti setiap 3-4 jam sekali, terutama di hari-hari pertama menstruasi. Ini karena pada umumnya darah yang dikeluarkan akan lebih banyak di hari-hari pertama menstruasi. Selain itu selalu pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah mengganti pembalut.
  2. Pembalut yang Tepat
    Pastikan juga menggunakan pembalut yang tepat dan nyaman. Gunakan pembalut yang telah tercantum tulisan SNI dan belum memasuki masa kadaluarsa. Selain itu pastikan bahwa serabut pada pembalut tidak lepas saat digunakan dan pastinya memiliki daya serap yang tinggi.
  3. Memahami Kesehatan Reproduksi
    Vera Itabiliana Hadiwidjojo, seorang Psikolog Anak dan Remaja menjelaskan bahwa edukasi reproduksi perempuan sangat penting untuk ditingkatkan supaya remaja perempuan dapat mengetahui cara menjaga kebersihan saat menstruasi dan apa implikasi dari tanggung jawab seksual di dalamnya.
Hari Kebersihan Menstruasi 2
Hari Kebersihan Menstruasi

Pemerintah juga memiliki peranan untuk meningkatkan kesehatan reproduksi pada perempuan. Pemerintah wajib meningkatkan awareness perempuan akan kesehatan reproduksinya. Menurut dr. Dwi Oktavia, TLH, M.Epid, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah dalam mendukung manajemen kebersihan menstruasi dengan menggalakan beberapa kegiatan, di antaranya adalah:

UKS (Usaha Kesehatan Sekolah)
Pemerintah diwakili oleh Puskesmas bekerja sama dengan sekolah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat atau kemampuan hidup sehat bagi warga sekolah, dan kerja sama ini dimanifestasikan dalam bentuk UKS.

Posyandu Remaja
Pos Pelayanan Terpadu Remaja adalah sebuah wadah Pos Kesehatan Remaja yang memfasilitasi anak-anak usia remaja untuk mendapatkan pemahaman seluk beluk remaja selama masa puber.

Aku Bangga Aku Tahu
Adanya penyuluhan rutin ke sekolah terkait kesehatan reproduksi dan Penyakit Infeksi Menular Seksual.

Vaksinasi HPV
Menjadi salah satu pelaksanaan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah dengan sasaran anak kelas 5 dan 6 SD untuk mengurangi risiko Kanker Serviks.

Menjaga Kebersihan Area Kewanitaan dengan BETADINE®
Sudah akrab dong dengan brand BETADINE®? BETADINE® adalah produk yang sudah dipercaya untuk mencegah dan mengobati infeksi lebih dari 50 tahun di seluruh dunia. Selain itu, kualitas produk-produk BETADINE® telah terpercaya untuk digunakan dalam mengobati luka kecil dan luka gores, sakit tenggorokan, hingga infeksi kewanitaan.

Betadine
Betadine Feminine Wash

Oh yah, sebagai informasi, BETADINE® juga memiliki produk BETADINE® Feminine Care yang diperuntukan bagi perempuan guna menjaga kebersihan area kewanitaannya. Menjaga kebersihan area kewanitaan sebaiknya tidak menggunakan sabun mandi, karena pH sabun mandi bisa lebih dari 7 dan tidak cocok dengan pH normal area kewanitaan yang sekitar 3.5 hingga 4.5. Diperlukan sabun pembersih yang tepat, seperti produk dari Betadine Feminine Care.

BETADINE® Feminine Care hadir dengan sejumlah produk area kewanitaan yang berkualitas dan juga lengkap. Diantaranya pembersih kewanitaan sehari–hari dengan prebiotic yaitu pembersih kewanitaan dengan kandungan daun sirih serta prebiotic. Lalau ada pembersih antiseptik kewanitaan khusus untuk mengatasi infeksi area kewanitaan serta antiseptik kewanitaan yang dilengkapi dengan aplikator. BETADINE® Feminine Care juga memiliki produk tisu basah pembersih kewanitaan dengan prebiotik yang 100% biodegradable atau flushable, yang tentunya sangat praktis digunakan ketika berpergian.

Keseluruhan produk BETADINE® Feminine Care bisa didapatkan di toko-toko offline terdekat atau melalui e-commerce seperti Shopee atau Tokopedia.

BETADINE® juga telah berkomitmen untuk terus memperbaiki kualitas hidup masyarakat Indonesia, dalam hal ini perempuan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaannya. Bentuk nyata komitmen BETADINE® mendukung perempuan Indonesia adalah dukungan yang diberikan sejak tahun 2017 Mundipharma Indonesia telah berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan RI dan POGI dalam menyelenggarakan program edukasi mengenai kebersihan menstruasi, serta membagikan Buku Saku ‘Sehat dan Bersih Saat Menstruasi’ kepada lebih dari 1,000,000 perempuan Indonesia.

Melalui kegiatan edukasi seperti Webinar Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) diharapkan perempuan Indonesia semakin paham cara menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaannya sedini mungkin, serta dapat terus beraktivitas dengan nyaman tanpa terhalang menstruasi.

11 COMMENTS

  1. Bagus banget nih sharingnya. Apalagi untuk anak2 remaja yang masih minim pengetahuannya mengenai menstruasi.

  2. Menjaga kebersihan area kewanitaan sebaiknya tidak menggunakan sabun mandi, karena pH sabun mandi bisa lebih dari 7 dan tidak cocok dengan pH normal area kewanitaan yang sekitar 3.5 hingga 4.5

  3. Walau saya laki2, tapi saya juga mencari informasi mengenai menstruasi pada wanita. Ini termasuk sex edu yang laki2 harus pahami juga, loh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here