Anosmia dan Cara Menyembuhkannya

5
153
Anosmia
Anosmia

Anosmia adalah kondisi hilangnya sebagian atau seluruh kemampuan indera penciuman, dan ini adalah salah satu gejala khas pasien Covid-19. Anosmia biasanya disebabkan oleh peradangan atau penyumbatan di hidung yang mencegah bau tidak masuk ke bagian atas hidung. Anosmia bersifat sementara, biasanya bertahan hingga delapan hari atau sampai tiga minggu.

Tapi ternyata anosmia tidak hanya dialami oleh penderita Covid-19 tapi bisa juga terjadi pada kondisi lain. Penyakit yang sering diikuti dengan munculnya anosmia biasanya adalah flu biasa. Lalu, apa sih perbedaan Anosmia akibat Covid-19 dengan flu biasa?

Anosmia akibat Covid-19 terjadi secara mendadak, misalnya saja kita masih bisa mencium bau hari ini, namun kehilangan indera penciuman di keesokan harinya. Ssedangkan untuk anosmia akibat flu biasa muncul secara perlahan-lahan.

Perbedaan berikutnya adalah Anosmia akibat Covid-19 tidak disertai gejala lain. Sedangkan untuk anosmia akibat flu biasa selalu disertai gejala lain seperti hidung berair, mampet dan kesulitan bernapas.
Nah, apabila merasakan Anosmia yang diakibatkan oleh Covid-19, cobalah lakukan latihan atau terapi berikut untuk bisa mengembalikan indera penciuman :

  1. Lakukan olfactory training atau smell training (latihan penciuman).
    Sebenarnya Anosmia bisa sembuh dengan sendirinya. Anosmia biasanya berlangsung selama 8 hari sampai dengan tiga minggu. Latihan penciuman bisa dilakukan untuk mempercepat penyembuhan Anosmia. Untuk melakukan latihan penciuman, kita bisa siapkan tiga benda dengan bau yang berbeda. Misalnya minyak kayu putih, minyak essential, lemon atau bisa juga cengkeh. Pilih benda-benda yang memiliki bau atau aroma yang kuat. Cobalah untuk mencium setiap benda tersebut secara bergantian selama 20 detik. Lakukan latihan penciuman ini dua kali sehari.
Latihan Penciuman Untuk Anosmia
Latihan Penciuman Untuk Anosmia
  1. Mencuci hidung.
    Mencuci hidung dengan larutan NaCl adalah salah satu terapi yang mudah. Fungsinya adalah untuk membersihkan kotoran di saluran pernapasan atas. Terapi sederhana ini bisa membantu mengatasi hidung tersumbat, pilek, sampai mencegah infeksi pada saluran pernapasan. Larutan NaCl juga membantu menjaga kondisi hidung serta saluran pernapasan atas lebih bersih. Jadi, imunitas dan pelindung alami pernapasan bisa bekerja optimal. Mencuci hidung bisa dilakukan dua kali dalam sehari, yaitu saat bangun tidur dan sebelum tidur.

Menjaga kebersihan dan kesehatan hidung baik dilakukan, bahkan di saat kondisi tubuh sedang sehat sekalipun. Semoga artikel mengenai Anosmia dan cara penyembuhannya ini bermanfaat yah.

5 COMMENTS

  1. Pas kena covid Agustus tahun lalu, aku dan suami ga ada gejala apapun. Bener2 OTG, Termasuk penciuman dan indera perasa normal. Bersyukur banget sih. Udah kebayang gimana ga enaknya kalo sampe penciuman dan lidah ga berfungsi yaa :(.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here