Review Samsung Galaxy Watch 4 Classic: Smartwatch Android Terbaik?

0
52
Samsung Galaxy Watch 4 Classic
Samsung Galaxy Watch 4 Classic

Samsung dan Google telah menjadi mitra yang lebih dekat dari sebelumnya, dan kini bekerja sama dalam seri Galaxy Watch 4 yang baru. Sebelumnya, Samsung menjual sendiri perangkat Galaxy Watches yang menjalankan TizenOS in-house-nya. Sedangkan di sisi lain, Google telah mencoba membantu produsen mengambil Apple Watch dengan OS Wear-nya. Namun, kini keduanya bekerjasama menghadirkan yang terbaik dari Google dan Samsung.

Desain dan Spesifikasi Samsung Galaxy Watch 4
Galaxy Watch 4 dan Watch 4 Classic memiliki pendekatan desain yang sangat berbeda. Untuk Galaxy Watch 4 tentunya akan menarik bagi penggunanya yang aktif, yang mencari perangkat ringkas untuk melacak kebugaran, sedangkan Watch 4 Classic lebih terlihat seperti arloji tradisional.

Tampilan Galaxy Watch 4 Classic terlihat premium dan memiliki casing stainless steel yang juga memberikan bobot yang nyaman saat dipakai. Galaxy Watch 4 Classic memiliki bezel berputar mirip dengan pendahulunya; Galaxy Watch 3.

Galaxy Watch 4 Classic memiliki layar AMOLED 1,4 inci. Penggunanya tidak perlu khawatir layar akan tergores karena memiliki Gorilla Glass DX untuk perlindungan. Ada dua tombol di sebelah kanan; yang atas memiliki warna merah di atasnya dan berfungsi sebagai tombol home, sedangkan yang lainnya adalah tombol kembali. Untuk memanggil Bixby di Galaxy Watch 4 Classic, penggunanya cukup menekan lama tombol beranda.

Galaxy Watch 4 Classic menggunakan strap 20mm dan tentunya bisa diganti-ganti. Strap yang disertakan memiliki pin pelepas cepat, dan mudah dilepaskan. Strap yang disertakan terasa sangat nyaman dan tidak mengiritasi kulit.

Bagian bawah Watch 4 Classic memiliki sensor Samsung BioActive. Sensor ini dapat mengukur detak jantung dan SpO2. Sensor ini juga bekerja dengan elektroda di tombol samping untuk menghitung komposisi tubuh. Secara internasional, Galaxy Watch 4 Classic mampu melacak tekanan darah serta melakukan pembacaan EKG.

Uniknya, Galaxy Watch 4 Classic memiliki mikrofon di bagian atas sementara speaker di sebelah kiri. Ini dikemas dalam baterai terbesar dalam seri ini, yaitu 361mAh, dan mengisi daya secara nirkabel menggunakan pengisi daya yang telah disertakan.

Software Samsung Galaxy Watch 4 Classic
Di sinilah kemitraan Samsung-Google masuk, Samsung telah menggabungkan TizenOS buatannya ke dalam Wear OS, dan ini berjalan pada perangkat wearable baru ini, dengan kustomisasi One UI juga.

Pengguna Galaxy Watch 4 Classic mendapatkan beberapa tampilan jam yang bisa dipilih dan dapat mengunduh lebih banyak lagi. Bukan itu saja, penggunanya juga dapat menyesuaikan tampilan jam ini dengan memilih warna dial dan jarum jam sesuai pilihan.

UI atau antarmuka pada Galaxy Watch 4 Classic sedikit berbeda dibandingkan dengan jam tangan pintar Wear OS pada umumnya. Penggunanya perlu menggesek ke bawah dari atas layar untuk mengakses tombol cepat, dan geser ke atas untuk melihat aplikasi yang diinstal. Menggesek ke kanan dari layar kunci menunjukkan notifikasi, sedangkan menggesek ke kiri menampilkan “Tiles” yang merupakan widget untuk sebagian besar fitur Galaxy Watch 4 Classic.

Oh yah, penggunanya juga mendapatkan aplikasi Google stok seperti Kontak, Kalender, dan Pesan, antara lain, dan mereka tampaknya di-reskin agar sesuai dengan OneUI. Google Maps tersedia di Watch dan juga memiliki Play Store sehingga penggunanya dapat mengunduh aplikasi Android yang mendukung Wear OS.

Performa Samsung Galaxy Watch 4 Classic
UI pada Galaxy Watch 4 Classic lebih responsif dan perangkat kerasnya tidak pernah terasa seperti kehabisan tenaga. Meskipun aplikasi Galaxy Wearable digunakan untuk mengelola pengaturan di Galaxy Watch 4, semua metrik kesehatan muncul di aplikasi Samsung Health.

Galaxy Watch 4 Classic mampu melacak latihan individu dengan cukup baik. Pelacakan otomatis tersedia untuk beberapa jenis aktivitas dan arloji mendeteksinya selama periode peninjauan. Pelacakan tidur di Galaxy Watch 4 Classic juga akurat. Galaxy Watch 4 Classic juga memiliki kemampuan untuk melacak kadar oksigen darah saat tidur; pengaturan yang perlu diaktifkan di aplikasi Samsung Health. Samsung telah memperkenalkan fitur deteksi mendengkur, yang menggunakan mikrofon ponsel cerdas untuk merekam penggunanya saat tidur.

Galaxy Watch 4 Classic juga dapat menampilkan pembacaan tingkat stres penggunanya. Tombol-tombol pada Galaxy Watch 4 Classic memiliki elektroda kecil yang memungkinkan smart watch ini menghitung metrik seperti BMI, massa otot, massa lemak, dan banyak lagi bersama dengan sensor di bagian bawah.

Ada speaker di Galaxy Watch 4 Classic, jadi penggunanya dapat menerima panggilan di jam tangan itu sendiri. Penggunanya juga dapat memutar musik menggunakan speaker, loh.

Galaxy Watch 4 Classic mampu bertahan sekitar satu setengah hari dengan penggunaan normal. Ini melibatkan latihan pelacakan setiap pagi dan kemudian menerima notifikasi WhatsApp sepanjang hari, termasuk pelacakan tidur di malam hari.

Kesimpulan
Galaxy Watch 4 adalah produk pertama yang diluncurkan sebagai hasil dari kemitraan Samsung dan Google. Galaxy Watch 4 menjadi salah satu perangkat Android terbaik, UI terasa lebih smooth, penggunanya akan memiliki pengalaman yang lebih baik jika memasangkannya dengan smartphone Samsung. Penggunaan Google Assistant akan berjalan lebih baik. Untuk pengguna yang aktif dan dinamis, Galaxy Watch 4 Classic bisa menjadi pilihan terbaik di antara smart watch yang lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here